Nilai Etika Melalui Ziarah Kubur

Setiap orang pasti melakukan ziarah, baik kepada orang tua, teman atau ketabat lainnya. hal ini sudah menjadi hal biasa yang dilakukan oleh siapa saja, karena ini merupakan tradisi Indonesia. Terutama ketika memasuki bulan Ramadhan atau setelah lebaran, maka kebiasaan berziarah ke kuburan menjadi hal yang harus dilakukan. Tradisi tersebut sudah mulai dilakuan sejak nenek moyang kita.

Berarti kebiasaan atau tradisi ini merupakan warisan yang turun temurun dilakukan. Namun banyak dari kita yang melupakan tujuan dan makna dari ziarah kubur itu sendiri. Sehingga terkadang mereka hanya melakukan kegiatan hanya berdasarkan kebiasaan yang dilakukan pada nenek moyang dahulu. Padahal ada banyak makna dan tujuan dari berziarah bkekuburan yang perlu diketahui.

Oleh karena pemahaman yang tidak banyak mengenai ziarah kubur tersebut. maka sekarang mulai diadakan pendidikan karakter melalui kegaiatan berziarah kekuburan tersebut. Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kegiatan tersebut. dan hal tersebut juga menjadi tujuan serta makna yang bisa kita ketahui. Maka dari itu pendidikan karakter ini mulai diadakan pada tiap-tiap sekolah. Karena kegiatan berziarah kubur ini memiliki beberapa pendidikan yang sangat tinggi. Dan pendidikan yang dapat kita ambil dari kegiatan tersebut yaitu antara lain adalah :

1.    Bernilai religius

Salah satu pendidikan yang bisa kita ambil dari kegiatan yang dilakukan tersebut adalah karena adanya nilai religius yang bisa diambil. Nilai religius berhubungan dengan praktek ketuhanan. Nilai religius ini sangat jelas terlihat pada ritual atau kebiasaan yang biasa dilakukan yaitu berziarah kekuburan. Dam kegiatan yang dilakukan tentu tidak lupa mengenai doa yang dipanjatkan kepada tempat yang didatangi tersebut. Hal ini juga merupakan suatu bentuk wujud kesadaran diri bahwa semua akan mengalaminya dan kembali kepada sanga pencipta.

2.    Rasa syukur maysrakat Jawa diketahui kepada kepercayaan Tuhan

Maksud atau arti dari istilah tersebut adalah bahwa semua percaya akan adanya Tuhan yang memang merupakan suatu tempat kembalinya kita kepada-Nya. Dengan kegiatan tersebut juga mengingatkan kita untuk terus lebih mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini menjadi materi pendidikan yang bersifat langsung dari hati nurani, sebab kegaitan berziarah ini langsung turun dari hati dan merasakan bahwa rasa syujur masih diberi kehidupan dan keselamatan yaitu dengan lebih memperbaiki diri lagi.

3.    Merupakan kearifan lokal

Kegaiatan berziarah kekuburan merupakan suatu wujud kearifan lokal. Hal ini dibuktikan dengan tidak lunturnya kegaiatan berziarah kekuburan ketika menjelang puasa dan juga ketikasudah selesai lebaran. dengan terjaganya budaya  atau kebiasaan tersebut maka sama saja dengan melakukan suatu penjagaan atau pelestarian terhadap budaya lokal. Maka dari itu kegiatan berziarah ini dianggap sebagai wujud kearifan lokal.

Itu tadi beberapa macam pendidikan yang bisa kita ambil dari kegiatan berziarah ke kuburan Sandiegohills . Mungkin masih banyak lagi pendidikan karakter yang bisa diketahui dan ditemukan untuk mengetahui soal ziarah kubur tersebut. memang jika kita lihat ada banyak macam makna dan tujuan dengan melakukan kegiatan tersebut.

Oleh karena itu sangat penting sekali mengetahui pendidikan karakter mengenai kegiatan ziarah ini. karena jika tidak maka kita tidak akan pernah tahu dan paham juga mengeni tujuan dan maksud dari kegiatan berziarah tersebut. jika sudah mengetahuinya maka tinggal kita melaksanakan dan mengamalkannya dengan baik. agar ketika kita melakukan kegiatan tersebut lagi dapat dilakukan dengan baik dan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *